Thursday, 28 June 2012

"Kau bertahan padanya, tanpa kau beri isyarat.
Kau bertahan padanya, tanpa harap balas darinya.
Kau bertahan padanya, jauh dan jauh hingga waktu meningkatkan derajat hatimu."

Belakangan ini aku lebih sering teringat padamu. Bukan karena 'apa', melainkan karena berbagai ceritamu. Aku suka dengan kisahmu. Bahkan seiring banyaknya aku tau tentang rasamu, tanpa sadar aku mulai mengagumimu sebagai temanku. Kau hebat! Kau memberi ruang di hatimu untuknya, menggeser egomu dengan tidak memilikinya, dan membiarkannya bahagia di luar sana. Satu penyejukmu cukup dengan membuatnya tersenyum dengan caramu.

Aku pernah membaca di suatu media, dimana rasa yang kau miliki ini adalah yang tertulus dari segalanya. Kau memberi tanpa harap banyak darinya, selain perjalanan di masa depan nanti. Kau bertahan dan terus bertahan. Bahkan kau merasa berdosa jika kau memikirkan orang lain. Masa remajamu kau habiskan hanya dengan satu perempuan di dalam pikiran dan hatimu. Tak rapuh meski berbagai penghalang hendak menggoyahkanmu. Tapi kau tetap merasa bersalah karena adanya 'penghalang' itu. Miris.

Kau teman baikku, jangan salah paham atas sikapku. Aku hanya menyukai kisahmu, mengagumi perasaanmu. Aku hanya suka mendengar perkembanganmu. Jangan menjauh dariku, karena aku hanya ingin menjadi pendengarmu, teman baik bagimu.

Suatu hari nanti kau akan memetik hasil dari kesetiaanmu. Kelak akan ada seseorang yang begitu setia padamu sebagaimana yang kau lakukan saat ini. I believe it. A good man will get a good woman :)


Rini Hardiyanti

Wednesday, 27 June 2012

Untuk Teman Baikku

- Dia datang hanya untuk melihatmu. Begitu terus selama berbulan-bulan, hingga bertahun-tahun. Tanpa kau tau bahwa dirimulah tujuannya. Apa ini akhir? - untuk teman baikku yg kusingkat namanya A. M. S.

Kau teman baikku, sejak aku mengenalmu dari berbagai ceritamu. Aku suka mendengar semua ceritamu. Mulai dari candaanmu, hingga masalahmu. Aku tahu kita belum lama berteman. Bahkan tidak pernah ada di bayanganku untuk mengenalmu lebih dari sebagai teman les. Walaupun tidak bisa kupungkiri kau memang humoris. Humoris yang membuatku selalu tertawa, menenangkanku secara tidak langsung. Semua berawal dari itu. Hingga akhirnya aku suka mengobrol denganmu.
Kau teman baikku, malam ini aku mendapat kabar buruk darimu. Kita akan pisah kelas, mungkin aku tidak akan melihat tawamu, candaanmu lagi. Berikutnya hanya akan dibatasi oleh suara dan kumpulan huruf belaka. Aku sendiri tidak yakin akankah itu akan terus berlanjut atau habis tertelan waktu. Terlebih dari itu semua, aku merasakan hal lain. Antara iba, teringat pada masa lalu, miris. Karena kau mungkin akan kehilangan pandangan dengan 'dia' yang selalu kau puja. Bertahun-tahun 'dia' menjadi sosok yang membangkitkanmu tanpa dia sadari. Kau selalu datang dan menyempatkan waktumu, melakukan berbagai hal untuk melihat garis senyumnya. Namun kau hanya gagal sekali, kau tidak bisa menyempatkannya kali itu. Akibatnya, ternyata membuatku, kau, terpikir, "apakah ini akhir?".
Baru saja kita membahas sesuatu untuk meningkatkan relasimu dengan 'dia'. Namun beberapa menit kemudian harapan itu seperti pecah. "Terlambat", kata si pesimis. "Belum saatnya", kata si bijak. Kata yang mirip namun jika kau menelaah dengan baik, kau akan tahu maksudku. Aku yakin kalau saat ini memang kau ditakdirkan untuk mengagumi 'dia' yang begitu sempurna, tapi belum ditakdirkan untuk dekat dengannya. Kau ditakdirkan untuk memiliki rasa, tapi belum ditakdirkan untuk memiliki si sumber rasa. Temanku, perjalananmu masih panjang. Setiap kata "hai" pasti akan ada kata "bye". Menyesal bukanlah sesuatu yang patut menguasai jiwamu saat ini. Kau hanya patut menyadari betapa indahnya masa mudamu karena diizinkan untuk merasakan terang-gelap kehidupan asmara.
Suatu saat kalian akan bertemu lagi, aku yakin itu. Hanya saja aku tidak tahu dengan cara apa dan dalam kondisi apa kalian akan bertemu nantinya. Ataukah juga dalam mimpimu? Entah.
Kau teman baikku, mungkin sekarang kau terpikir bahwa aku hanya pandai berbicara dan tidak merasakan yang kau rasa. Kau benar, aku memang belum pernah mengalami hal sepertimu. Tapi aku pernah kehilangan dimana rasa itu seperti menarik paksa nadiku. Orang yang dikasihi, diharapkan, berbagai mimpi bersama orang itu, berbagai kenangan, canda & duka bersama, kebersamaan, semua seketika terenggut! Waktu terasa berjalan sangat lama. Kegemaranku saat itu adalah tidur dan bermain game. Tidur dengan harap aku akan terbangun dengan suasana hati lebih tenang, dan bermain game dengan harap waktu berjalan terus tanpa perlu kusadari aku sudah jatuh.
Berbulan-bulan kemudian, aku mendekatkan diri dengan 'Tempat yang sepatutnya'. Pikiranku terbuka, aku tidak boleh dikalahkan oleh kegalauan. Kegalauan itu akan lengah saat kau tersenyum padanya. Kuakui galau itu manusiawi. Maka rasakanlah, nikmatilah kegalauanmu. Hanya saja jangan sampai kau terpuruk. Nikmati jualah hidupmu. Lihat apa yang bisa kau petik dari semua ini. Lihat apa yang bisa kau lakukan berikutnya. Rencanakan positif apa yang bisa kau lakukan. "Duka dan bahagia datangnya satu paket" (dalam Milly & Nathan). Selain itu, mengapa tak kau coba tengok ke sekitarmu? Berapa banyak orang yang menggantungkan kebahagiaannya padamu? Orang tuamu, saudara-saudaramu, sahabatmu, teman-temanmu, termasuk pula aku. Kau berarti, kau berarti, kau berhak untuk menentukan nasib baikmu. Aku ingin melihatmu fokus pada masa depanmu. Aku dan mereka ingin melihatmu memetik sendiri usahamu. Aku dan mereka ingin melihatmu bangkit dalam segala hal. Aku dan mereka ingin melihatmu bangga pada dirimu sendiri, atas segala positif yang kau lakukan.
Kau teman baikku, pembahasanku sudah melenceng dari asmara belaka. Aku sudah membahas mengenai hal-hal positif yang sepatutnya kau lakukan jua. Kau hanya perlu tahu bahwa kau dilahirkan di dunia ini tentu karena ada sebab positif. Salah satunya, membahagiakan mereka yang mengharapkan kau bahagia.
Satu hal lagi. Tempo hari aku coba memaknai namamu, M***tir. Kau tahu apa arti 'tir'? Tir sama dengan benteng. Jadi kuharap kaulah Benteng yang hebat itu. Kau akan menjadi laki-laki dengan keteguhan. Kau tidak akan mudah lengah. Kau akan terus berdiri dengan gagah. Kau memiliki pertahanan. Maka Tidak Ada Akhir Selama Kau Masih Hidup! A. M. S. :)


Temanmu, Rini Hardiyanti.

Saturday, 12 May 2012

Persiapan Kuliah :)

Salam :)

Bulan ini pelajar tahun akhir di SMA mengalami masa-masa 'tidak jelas' haha, termasuk saya sendiri. Kadang kami memikirkan sambil berharap agar lulus Ujian Nasional 2012, tapi kami juga sudah harus mempersiapkan segala hal untuk melanjutkan studi di universitas ataupun perguruan tinggi yang kami incar.
Beberapa orang mungkin menikmati masa-masa libur ini dengan berlibur dan jalan ke sana-sini. Tapi beberapa juga sibuk fokus untuk mempersiapkan Ujian SMPTN tertulis bulan Juni nanti. Intesif tiap hari, belajar dan belajar -___- ffhhh. Saya masuk dalam kategori yang manaaaa? Hahah bukan salah satunya, melainkan di antara keduanya. Sedikit jalan-jalan dan sedikit belajar :D adil kan? hhe. Sebenarnya saya tidak begitu doyan jalan kesana-sini, tapi berhubung karena kakakku lagi di Makassar yah bolehlah istilahnya 'jalan gratengan' hihi (n,n)v Atau juga jalan sama Ilmi, hitung-hitung kapan lagi sebelum nantinya jadi kayak di surat sahabat *eeeh yah karena saya juga tidak ada minat untuk kuliah di Makassar nantinya kecuali kalau tidak ada pilihan lain :D Semoga lulus di Jalur Undangan atau SNMPTN tertulis atau di ikatan dinas Aamiin :) never mind which will be my destiny :)
Well, apa yang akan saya bagi berikutnya? Dunno hmm. Mungkin pengalaman sewaktu mendaftar di ikatan dinas dan jalur SNMPTN.
Jalur SNMPTN Undangan dan Tertulis :
1. Universitas menentukan bagian yang bisa mendaftar melalui jalur undangan berdasarkan akreditasi sekolah. Kalau sekolah berakreditasi A, maka 75% siswa yang masuk dalam rangking teratas sekolah boleh mendaftar. Begitu seterusnya dengan jatah 50% untuk sekolah berakreditasi B, dan 25/30% untuk sekolah berakreditasi C.
2. Pengumuman siswa yang berada pada rangking sekian besar sekolah akan diumumkan pada kelas 3. Jadi siswa bisa mempertimbangkan untuk mengambil jalur undangan atau tidak. Kalau merasa nilai cukup bersaing, mengapa tidak? Tapi kalau sebaliknya, hmmm maaf sebelumnya karena mungkin akan buang-buang uang pendaftaran :)
3. Untuk mendaftar, silahkan setor rapor, data diri yang diperlukan, dan foto ke bagian sekolah yang mengurus pendaftaran. Jangan lupa beritahu universitas dan jurusan yang kita minati. Nanti sekolah akan mendaftarkan kita dan mendapatkan Nomor Pendaftaran.
4. Nomor Pendaftaran yang kita dapat digunakan sebagai isian pada blangko sewaktu membayar biaya pendaftaran di Bank.
5. Simpan bukti pendaftaran dan biarkan sekolah mengurus semuanya :)
6. Pengumuman jalur SNMPTN undangan akan keluar sebelum dilaksanakan ujian SNMPTN tertulis. Tetapi pendaftaran SNMPTN tertulis juga sudah bisa dilaksanakan sebelum pengumuman SNMPTN undangan.
7. Boleh saja mengikuti jalur SNMPTN tertulis walaupun sudah mengikuti SNMPTN undangan. Hanya saja jangan di jurusan yang sama. Sebab jika lulus di SNMPTN undangan, maka akan dibatalkan kelulusannya.
8. Semua siswa SMA dibolehkan mendaftar di jalur SNMPTN tertulis.
9. Selamat menanti pengumuman :)

Ikatan Dinas (Misal : STAN, STIS, AMG (Akademi Meteorologi dan Geofisika), AKMigas, dll)
1. Ikatan dinas merupakan lembaga negara yang menerima siswa secara gratis (diluar proses pendaftaran dan seleksi), selama waktu tertentu dan akan dipekerjakan di lembaga negara di berbagai cabang yang ditentukan oleh negara. Tapi setau saya sudah ada beberapa ikatan dinas yang tidak menjamin langsung kerja setelah lulus.
2. Karena alasan di poin 1, maka biasanya ikatan dinas banyak diminati calon pelajarnya dari seluruh Indonesia.
3. Seleksi dilakukan di kota masing-masing.
4. Pengalaman saya, ikatan dinas selalu membuka dan menutup pendaftaran lebih awal dibandingkan SNMPTN.
5. Karena ketatnya seleksi dan banyaknya sarana yang akan didapatkan mahasiswanya kelak, maka soal pada seleksi ikatan dinas cenderung lebih rumit daripada SNMPTN tertulis. (SNMPTN tertulis saja susah begituu -__-")
6. Semua siswa boleh mendaftar selama memenuhi persyaratan lembaga. Setiap lembaga memiliki persyaratan yang berbeda-beda. AMG akan meminta nilai rapor semester 3,4, dan 5 pada mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Bahasa Inggris.
7. Jangan mengharapkan bisa cheating atau menyontek! Pengawasan dilakukan dengan ketat. Berhubung saya mendaftar di AMG, waktu ujian HP dinonaktifkan dan dimasukkan ke dalam tas. Tas dan jaket dikumpulkan. Dalam satu ruangan itu, pengawasnya lebih dari 3 orang.
8. Setelah mengikuti seleksi tahap 1, maka akan ada seleksi tahap berikutnya. Bisa berupa ujian, wawancara, psikotes, dsb bergantung pada lembaganya.
9. Biasanya pengumuman ikatan dinas akan lebih lama. Sabar yah :)


Okee itu semua yang saya tau :) hahahah mungkin masih ada tapi tidak kepikiran untuk menuliskannya :D Terimikici, semoga saya lulus dan kuliah tahun 2012 ini Aamiin :)

Wassalam :)