Sunday, 26 May 2013

Organisasi Komputer STTPLN - Float

Hello ..

Today, I will combine my language for sharing some Computer Organization's theorists :)
Saya akan menggabungkan bahasa dalam membagikan beberapa teori Organisasi Komputer :)

This is about Float. What is Float ?? Float is point number system. Di dalamnya terdapat Fixed Point Aritmatic yang merupakan perhitungan pada komputer dengan menggunakan format angka biner tetap/ fixed.

For the next explain, you could look at the slide :

Organisasi Komputer STT-PLN oleh Wisnu Hendro Martono - Float

Thankyou :) Selamat belajar ^^

Monday, 13 May 2013

A L U (Arithmetic And Logic Unit)

Hello readers :)

Welcome again into my blog :)
Hari ini, kembali saya akan membagikan beberapa materi kuliah Organisasi Komputer STT-PLN, khususnya  mengenai ALU .

Apa itu ALU ??

ALU, singkatan dari Arithmetic And Logic Unit (bahasa Indonesia: unit aritmatika dan logika), adalah salah satu bagian dalam dari sebuahmikroprosesor yang berfungsi untuk melakukan operasi hitungan aritmatika dan logika.

Contoh operasi aritmatika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan, sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR. Tugas utama dari ALU (Arithmetic And Logic Unit)adalah melakukan semua perhitungan aritmatika atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program.

ALU melakukan operasi aritmatika yang lainnya. Seperti pengurangan, pengurangan, dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan. Sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk melaksanakan operasi aritmatika ini disebut adder. ALU melakukan operasi arithmatika dengan dasar pertambahan, sedang operasi arithmatika yang lainnya, seperti pengurangan, perkalian, dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan. sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk melaksanakan operasi arithmatika ini disebut adder. Tugas lalin dari ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika (logical operation) meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu:
a. sama dengan (=)
b. tidak sama dengan (<>)
c. kurang dari (<)
d. kurang atau sama dengan dari (<=)
e. lebih besar dari (>)
f. lebih besar atau sama dengan dari (>=) (sumber: Buku Pengenalan Komputer, Hal 154-155, karangan Prof.Dr.Jogiyanto H.M, M.B.A.,Akt.)
(Source : Wikipedia)


ALU (Arithmetic And Logic Unit)


Arithmatic Logical Unit (ALU), fungsi unit ini adalah untuk melakukan suatu proses data yang berbentuk angka dan logika, seperti data matematika dan statistika. ALU terdiri dari register-register untuk menyimpan informasi.Tugas utama dari ALU adalah melakukan perhitungan aritmatika (matematika) yang terjadi sesuai dengan instruksi program. Rangkaian pada ALU (Arithmetic and Logic Unit) yang digunakan untuk menjumlahkan bilangan dinamakan dengan Adder. Adder digunakan untuk memproses operasi aritmetika, Adder juga disebut rangkaian kombinasional aritmatika.

Ada 3 jenis adder:
   1. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan dua bit disebut Half Adder.
   2. Rangkaian Adder dengan menjumlahkan tiga bit disebut Full Adder.
   3. Rangkain Adder dengan menjumlahkan banyak bit disebut Paralel Adder

1. HALF ADDER
Rangkaian Half Adder merupakan dasar penjumlahan bilangan Biner yang terdiri dari satu bit, oleh karena itu dinamai Penjumlah Tak Lengkap.
a. jika A = 0 dan B = 0 dijumlahkan, hasilnya S ( Sum ) = 0.
b. jika A = 0 dan B = 1 dijumlahkan, hasilnya S ( Sum ) = 1.
c. jika A = 1 dan B = 1 dijumlahkan, hasilnya S ( Sum ) = 0
jika A = 1 dan B =1 dijumlahkan, hasilnya S ( Sum ) = 0. dengan nilai pindahan cy(Carry Out) = 1
Dengan demikian, half adder memiliki 2 masukan ( A dan B ) dan dua keluaran ( S dan Cy ).
  • Sum Output :






  •           Logic Equation
  •      Circuit

  •      Carry Output :

  •           Logic Equation
  •      Circuit 



One Bit Adder



Sumber : Dosen Organisasi Komputer STT-PLN; Bapak Wisnu Hendro Martono, M.Sc.




Tuesday, 30 April 2013

For Orkom but Let's Learn Statistik :)

Hello :D
meet again with me hehehoho ..
Oh iya, pertemuan kita kali ini akan menghantarkan kita pada materi yang baru :) wanna learn it ? or just wanna see ?? hehe

Sedikit curhat aja nih yaaa, sekarang lagi musim-musim UTS di kampusku behhik :" wish me luck everybody :"") bagi kalian yang merasakan hal yang sama, semangat semangat semangatt !! kita bisa ! kita bisa ! kita bisa ! kalo ga bisa, kita bisa mengulang ! *naudzubillah *semoga aja ngga hehe Aamiin O:)

So, belajar apa kita kali ini ?? Orkom lagi ?? Wahh saya sudah membagi materinya di laman-laman sebelumnya :) Just check it ;) berhubung besok saya bakal ujian Statistik, jadi kita belajar Statistik aja yaaa :)

Sebelumnya what is statistic ? what's the different with statistics ? Statistics is a fathom which learn about statistic. And statistic is data set which presented by a list, tables, diagrams, etc.. Jadi, statistika adalah ilmu atau paham yang mempelajari tentang tata statistik, sementara statistik itu adalah sekumpulan data yang disajikan dalam bentuk daftar, tabel, diagram, dll.

Penjelasan berikutnya akan saya sajikan melalui :

http://www.4shared.com/office/a3nfs8Dp/Materi_1.html
http://www.4shared.com/office/v2nxpCIo/Materi_2.html
http://www.4shared.com/office/CPFGQWuv/Materi_3__4.html
http://www.4shared.com/office/Y129AkCX/Materi_5.html
http://www.4shared.com/office/0t5MaB26/Materi_6.html
http://www.4shared.com/office/9YcNxDMG/Materi_7.html


Hehe mungkin akan lebih mudah untuk dipelajari dengan mengunduh file powerpointnya :) Oia, ini materi dari dosen statistik saya di STT-PLN, namanya Ibu Linda Fujianti :)
Selamat belajar ^^

Monday, 22 April 2013

Programming oh Programming

Hello guys !!

Today, I'm going to share some program that I have used for preparing my 'UTS' or Mid Semester :)
Hm, I know that I'm not clever for this lesson, so don't be panic to see it LOL :))

This is about Function .
Did you know Function guys ??
These are the Program :

  

The output is :



 If you choose number 1, that's mean that you call 1. It's like a calculator. But there's only for 'plus'. How about 'times'? Just explore the program guys :)

Then, this is String :
#include<iostream.h>
#include<string.h>


void karakter();
void balik();
void ubah();

char pil;
char nama[10];
void main()
{
cout<<"Masukkan Nama : ";cin.getline(nama,35);
cout<<"\nMenu : [1]/[2]/[3] ";
cout<<"\n1. Hitung Jumlah Karakter";
cout<<"\n2. Balik Nama";
cout<<"\n3. Rubah Karakter"<<endl;
cin>>pil;

if(pil=='1')
{karakter();}
else if (pil=='2')
{balik();}
else if (pil=='3')
{ubah();}

}

void karakter()
{
cout<<endl<<strlen(nama)<<" karakter";

}
void balik()
{
strrev(nama);
cout<<endl<<nama;


}
void ubah()
{
strupr(nama);
cout<<nama<<" "<<endl;

}

This is the Output :
 
First, users could write their name in 'Masukkan Nama', then Enter. After that, some menu will appear. Choose one of that, for example 1. Hitung Jumlah Karakter. This menu will appear how many character of your name.

15 Karakter, it's mean that the word 'Rini Hardiyanti' has 15 character. And other, you could explore :) Just try what will be happen if you choose menu 2 or 3 .

I think that all guys :)

I have to go to my collage.

See you later :):)



Tuesday, 9 April 2013

How to Learn Binary ??

Who said that binary is difficult? Yes, I am (-,-)v . Actually I'm still a student in Informatics Techniques, second semester. Although that, binary and others is too difficult to learn. But, I hope if I share some theory, may be I will get much knowledge too :D So, let's sharing about Binary .

What is Binary ??
Representative for my Computer Organization's Lecturer ;
Sir Wisnu  Hendro Martono, M.Sc.


Binary describes a numbering scheme in which there are only two possible values for each digit: 0 and 1. The term also refers to any digital encoding/decoding system in which there are exactly two possible states.In digital data memory, storage, processing, and communications, the 0 and 1 values are sometimes called "low" and "high," respectively.

Binary numbers look strange when they are written out directly.This is because the digits' weight increases by powers of 2, rather than by powers of 10.In a digital numeral, the digit furthest to the right is the "ones" digit; the next digit to the left is the "twos" digit; next comes the "fours" digit, then the "eights" digit, then the "16s" digit, then the "32s" digit, and so on.The decimal equivalent of a binary number can be found by summing all the digits.For example, the binary 10101 is equivalent to the decimal 1 + 4 + 16 = 21:

DECIMAL = 21 64 32 16 8 4 2 1
BINARY = 10101 0 0 1 0 1 0 1

The numbers from decimal 0 through 15 in decimal, binary, octal, and hexadecimal form are listed below.
 
DECIMAL BINARY OCTAL HEXA-
DECIMAL
0 0 0 0
1 1 1 1
2 10 2 2
3 11 3 3
4 100 4 4
5 101 5 5
6 110 6 6
7 111 7 7
8 1000 10 8
9 1001 11 9
10 1010 12 A
11 1011 13 B
12 1100 14 C
13 1101 15 D
14 1110 16 E
15 1111 17 F

Computer Devices (Computer Organization) - Materi Organisasi Komputer STTPLN

Hello readers :)

Today I'll share you some theories about Computer Organization. I hope you will like it and could help you to get more knowledge. So, check it now !

Some computer devices be going to start our learn .

Source : Lecturer of Computer Organization STT-PLN ;
Sir Wisnu Hendro Martono, M.Sc.



















Wednesday, 16 January 2013

JIKA BENAR AKU MENCINTAINYA KARENA ALLAH



Wahai diri..
Jika memang kau mencintainya karena Allah,
Cintailah dia dengan cara yang benar..
Cintailah dia pada saat yang tepat..

Ya Robb..
Aku tak akan memaksakan diri hanya untuk sebuah perasaan,
Jika dia memang jiwa yang telah Kau pilihkan untukku, berikanlah kami jalan dan petunjuk..
Jika dia memang takdir bagiku, pantaskanlah dia untuku dan pantaskanlah diriku untuknya.

Ya Robb..
Aku memilihnya karena sebuah keyakinan..
Aku terima seluruh kelebihan dan kekurangannya..
Aku terima seluruh luka dan bahagia yang menyertai hidupnya..
Aku terima dirinya dengan seluruh apa yang telah Engkau berikan untuknya..

Ya Robb..
Jika ada dua pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya.
Jika ada sepuluh pilhan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya.
Jika ada seratus pilihan dan diantaranya adalah dia, tentu aku akan memilihnya.
Dan jika hanya ada satu pilihan, dan tidak ada dia dalam pilihan itu…
Maka aku pun akan menerimanya sebagai pemberian terbaik dari_Mu…
Aku tidak akan memaksakan diriku untuk memilihnya..
Karena Engkaulah yang Maha Mengetahui..
Karena Engkaulah yang Menciptakanku..
Karena Engkaulah yang Memelihara diriku..

Ya Robb…
Jika dengan menutup cinta ini yang menjadikan_Mu Ridho kepadaku..
Jika dengan mengorbankan perasaan ini Engkau menyelamatkanku..

Di saat manusia tergelincir dari jalan_Mu..
Maka aku serahkan cinta ini untuk_Mu..
Sebagai wujud bakti ku pada_Mu..
Sebagai wujud syukurku pada_ Mu..

Ya Muqollibal Qulub, Tsabbit Qolbi ‘ala Diinika..
Aku yakin bahwa tidak ada Ketetapan_Mu yang salah..
Aku yakin bahwa semua Kehendak_Mu sangat terukur..
Buatlah aku mencintai pilihan yang Kau berikan..
Buatlah aku setia pada pilihan yang Kau berikan..
Buatlah aku menyayangi pada pilihan yang Kau amanahkan..

Ya Robb..
Dengan segala Kekuasaan_Mu..
Dengan segala Kekuatan_ Mu..
Dengan segala Keagungan_Mu..
Hamba mohon pada_Mu,

Kuatkanlah hati ini saat ketetapan_Mu membuat hati ini terasa sempit..
Tenangkanlah hati ini saat ketetapan_ Mu membuat hati ini terasa berat..
Sesungguhnya hanya dengan Pertolongan_Mu, diri ini bisa menjalani semua ketentuan_Mu.

Ya Robb buatlah diriku mencintai_ Mu lebih dari segala makhluk yang telah Engkau Ciptakan..buatlah diriku mencintai Rosulullah, karena Engkau pun mencintainya(Rosulullah)

Inilah isi hatiku, inilah harapanku, inilah keyakinanku…
Aku tidak hanya mencintaimu..
Tapi aku ingin mencintaimu karena Allah..
Aku ingin mencintaimu dengan cara yang benar..
Aku ingin Allah Ridho dengan cinta ini..

Tak usah khwatir jika engkau adalah Qudrah dan Irodah_Nya..
Karena semuanya pasti akan terwujud, hanya waktu yang akan menjadi saksi kekuasaan_Nya..
Tak usah memaksakan jika kau memang bukan untuk diriku..
Karena pasti aku bukan yang TERBAIK untukmu..

Sehebat apapun cinta ini…
Tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita,
Saat matahari hanya satu hasta di atas ubun2 kita..
Karena yang terbaik adalah…
Kita menjaga perasaan dan keyakinan ini dengan sebersih-bersih ketauhidan..Kita diwafatkan bersama hamba_hamba yang berbakti..Hamba-hamba yang mengorbankan sesuatu yang paling dicintainya untuk Tuhannya..
Semoga Allah mempertemukan kita kembali disatu tempat,
Dimana para abid melihat Robb_nya dengan penuh keridhoan dan kebahagiaan..
Kulakukan semua ini karena "aku mencintaimu karena Allah ."

Aamiin..

SEMOGA BERMANFAAT

Sebuah renungan untukku, untukmu, untuk kita semua. Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati yang terkunci.Hak cipta adalah milik Allah SWT semata.Ilmu adalah amanat Allah yang harus disampaikan kepada Ummah...kami hanya menyampaikan apa yang kami miliki...

Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya.
 
Source : Islam Cahaya Kebenaran.

Friday, 28 December 2012

Untuk Indonesiaku!

Kemarin, aku menemukan sosok yang punya banyak impian untuk Indonesia. Dia tidak lain adalah seniorku di kampus yang sudah kupercayakan untuk kuanggap kakak. Dia mencurahkan isi hati dan pemikirannya. Cita-cita dan ide berlian yang ingin dia realisasikan sebagai baktinya untuk negeri ini. Dia ingin menjadi mahasiswa luar biasa. Aku tersenyum, Tuhan..., kini aku punya rekan.

Sejak dulu, berbagai impian untuk Indonesia sudah mengalir di benakku. Aku melihat sendiri realita yang seolah membutakan, atau membuat orang-orang pura-pura buta, atau mungkin lebih tepatnya menganggap 'itu hal biasa, kalau kita mau baik, orang lain tidak mau, jadi tidak akan berubah.. biarlah saja..'. Miris memang, tapi itulah kebanyakan yang terjadi di sini, di tempat kita berpijak, di tanah yang kita banggakan kala menemukan keindahan negeri ini, kemudian mereka menyerutuk bagai beo kelaparan saat menemukan sedikit saja noda dan tanpa memberi solusi, tanpa merealisasikan ide.

Aku mungkin masih terlalu muda, 18 tahun. Tapi sebelumnya aku lebih muda lagi, 16 tahun ketika kuberanikan tulisan-tulisanku dibaca para pejabat. Aku memang tidak bisa berdiam diri. Nurani ini bagai melirik sinis pada diri saat aku hanya punya ide tapi tak berbuat apa-apa. Seakan berkata, "Omong besar saja! Apa gunamu hidup? Kau bersenang-senang di negeri ini, tapi tidak tahu berterima kasih dan membalas kebahagiaan yang kau dapat! Tak berperikemanusiaan! Lihat luas di sana! Kau tau dan kau tidak buta! Tapi kenapa kau tinggal diam dan berleha-leha sementara kau punya tenaga! Kau dilahirkan kuat bukan untuk kau pakai tertawa terlalu lebar! Apa gunamu hidup jika kau tidak berguna untuk orang lain? Setidaknya untuk keluargamu, sahabat-sahabatmu, teman-temanmu, lingkunganmu, masyarakat di sekitarmu. Cukup sampai di situ saja, itu sudah menjadi baktimu. Tapi kau belum mati selama kau masih hidup! Hidupmu terus berjalan, bergerak, seraya itulah kau juga patut meneruskan baktimu!"

Tuhan, mungkin aku terkendala gender. Aku seorang perempuan, sendiri di tempat ini. Lingkunganku tidak mendukung untuk semangat membaraku. Meski aku yakin, jauh di lubuk hati, mereka juga sama sepertiku, namun terkendala keputusasaan atau kepasrahan. Kakak yang kemarin memiliki relasi, tapi relasinya berada di kota lain. Bagaimana mengembangkan pemikiran ini? Berikanlah petunjuk, suatu saat kami akan menjadi generasi yang berbakti untuk bangsa. Berguna untuk diri sendiri dan orang lain. Aku tahu, Engkau akan mengabulkan tiap niat baik. Bantu kami untuk merealisasikan ide-ide kami untuk negeri ini Tuhan.. Aamiin..


Untuk Indonesiaku, aku mencintaimu!

Sunday, 23 December 2012

Selamat Hari Ibu :)

Ibu.

Satu kata yang mengingatkanku pada sosok yang lebih sering kupanggil : Mama.
Hari ini, 23 Desember 2012, satu hari setelah peringatan hari ibu.
Kemarin kusempatkan mengirimkan pesan ucapan untuk ibuku. Meski balasannya hanya dua kata, aku yakin dia bahagia. Aku bisa membayangkan kalau dia merasa bahwa aku masih mengingatnya, setelah berbulan-bulan kami tidak berkomunikasi sama sekali.
Iya. Aku seperti ini. Bukan anak yang dekat dan senang bermanja dengan ibunya. Bukan anak perantauan yang senantiasa menelepon ibunya. Juga bukan anak yang senang memeluk ibunya ketika tidur. Aku tidak pandai melakukan semuanya. Tapi bukan berarti aku tidak menyayanginya.
Jauh di dalam sini, aku mendoakan yang terbaik untuknya. Berharap agar aku tidak menjadi beban pikirannya. Berharap agar dia baik-baik saja. Jangan banyak berpikir Ma, jangan banyak risau, jangan mengeluh, jangan menangis, jangan berpikir negatif, yakinlah bahwa aku menyanyangimu, yakinlah bahwa aku tidak pernah melupakanmu, meski ragaku tidak sanggup bertindak seperti anak-anak lainnya.
Jauh di dalam sini, aku juga ingin bersandar di pundakmu, meski membayangkannya saja aku merasa aneh.
Aku tidak berani mengatakannya kepadamu, aku tidak mau kau tahu dan malah terharu di depanku. Itu malah menjadikan kecanggungan bagiku. Cukup kau tahu saja, dan diam saja. Cukup kau yakin saja dalam hatimu, dan jangan kau buat aku tahu bahwa kau menyadarinya.
Ma, apa kau paham maksudku? Apa kau bisa membawa bahasaku? Meski kau harus menutup kedua matamu, dan percaya pada satu mata di hatimu.

Selamat hari ibu :)

Sunday, 16 December 2012

Mencintai dengan Biasa

Aku tertegun menatapmu gadis, menangisi seseorang lelaki yang mematahkan 
hatimu. 
Ingin ku marah dan meneriakimu. 
"Tak perlu seperti ini, jangan buang percuma air matamu", tapi aku tak bisa menambah sakit hatimu. 
Dan ku hanya terdiam mendengar semua 
keluh dan sakitmu. 
Cinta, sebuah rasa yang tak mampu ku cerna. datang dan pergi tanpa kau duga. Namun ku yakin itu tetaplah anugrah. karena tanpa cinta hidup adalah derita. 
Aku pun tak menampik betapa indah cinta dan mencinta. Entahlah, ku tak mampu menggambarkan dalam untaian kata, semua hanya hamparan rasa. 
Namun, haruskah, saat rasa itu menyelimuti, matamu kau butakan? 
ketika indahnya merekah, haruskah nurani dihinakan? 
tidak, jangan begitu. 
Bagiku, mencintaimu cukuplah dengan biasa. tak ada kalimat rayu menghibah. 
tak ada harapan tinggi membumbung. 
Bagiku, jatuh cinta padamu cukup dengan biasa, sangat biasa. 
Ku tak butuh ungkapan rasa yang mampu menumbuhkan ranjau di dada. 
tak perlu kalimat pujian yang menyemal riya' di hati. 
Ku menikmati dengan caraku yang biasa. karena ku tahu akhirnya nanti takdir ilahi yang terjadi. 
Karena ku mencintai dengan biasa, maka ketika ku tahu kau jauh dari sempurna, maka bagiku itu adalah wajar. 
ketika ku dapati kau dalam salah, maka ku tahu kaupun manusia biasa. 
Ku mencintai dia dengan biasa. Ku tak akan pernah berharap kau seorang sempurna, karena akupun jauh dari sempurna. 
Ku tak akan terpikat pada yang merasa dirinya luar biasa. Ku hanya mencintaimu karena kau begitu biasa, yang ku cinta bukanlah malaikat karena akupun tak sesuci bidadari. 
Mencintai dengan biasa, maka ku tak mau ada khalwat yang menjebak. 
Tak ada tatapan rindu membuncah. 
Tak ada ungkapan cinta merayu. 
tak akan ada ikatan semu sehina pacaran, apalagi yang dibumbui dengan 'islami'. 
tak ada pertemuan sebelum ijab dilontarkan. 
Agar, kiranya takdir-Nya tak menyatukanmu denganku. Maka akan kutanggapi dengan biasa, sangat biasa, 
tanpa air mata, 
tanpa rasa sesak di dada, 
tanpa benci yang menggumpal, 
Mencintai dengan biasa, Cukup disini, di dalam hati, tak perlu ada yang tahu, bahkan kaupun tak perlu tahu. 
Mencintai dengan biasa, dengan menitipkan cintaku padaNya sang Pemilik Cinta, Sang Pengatur Segala. 
Hingga saatnya nanti, jika Dia berkenan menyatukan kita dalam indahnya ikatan suci. 
Maka ketika ijab telah terlontar. 
Ketika hijab telah tersingkap. 
Ketika cintamu telah memilihku. 
Maka, aku akan mencintaimu dengan luar 
biasa. 


Mencintai dengan Biasa 
oleh Ummu Sa'ad

Wednesday, 12 December 2012

..Pendamping Untukmu..

Assalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh..

Sore ini, saya akan melanjutkan postingan sebelumnya, dimana masih ada yang mengganjal di hati saya, yakni mengenai bagaimana memilih seorang pendamping atau pasangan.

Ketika SMA, saya pernah membaca sebuah buku (saya lupa judulnya), dimana di dalamnya terdapat petunjuk bahwa :
1. Untuk laki-laki, jika ingin memilih seorang wanita, lihatlah dari sikapnya kepada ibu-bapaknya, maka seperti itulah sikapnya kelak kepadamu. Dan lihatlah pula sikapnya kepada saudara-saudarinya, maka seperti itulah sikapnya kelak kepada anak-anak kalian.
2. Untuk wanita, jika ingin memilih seorang laki-laki, lihatlah dari sikapnya kepada ibunya, maka seperti itulah sikapnya kelak kepadamu.

Menurut saya juga, tidak seharusnya kita menggalaukan hal-hal seperti 'kenapa saya tidak bisa bersama dia?', 'bagaimana caranya bisa mendapatkan dia?', dan sejenisnya. Karena yang perlu kita lakukan adalah memperbaiki diri, memperbaiki diri, dan memperbaiki diri. Sebagaimana dalam Al Qur'an: 

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”. (An Nuur : 26)

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir”. (Ar Ruum : 21)

Bukankah tujuan kita bisa bersama atau lebih umumnya disebut berpacaran dengan seseorang adalah sebagai pengikat kepada seseorang yang dicintai? Bukankah ikatan itu juga tujuannya adalah dengan menjalani hubungan keluarga? Bukankah orang yang kita cintai itulah yang kelak kau inginkan untuk menjadi pendampingmu dalam membangun keluarga? Bukankah kita juga menginginkan keluarga yang diridhoi Allah SWT. dan senantiasa tenang?

Hanya dengan melihat pendamping kita saja, maka Subhanallah, betapa indahnya makhluk ciptaan Allah itu. Keindahan relatif yang dilihat oleh mata hatimu juga. Melihat keindahan pendampingmu melalui senyumannya, melalui cara-caranya memperlakukanmu, melalui caranya memasak untukmu, melalui caranya melindungimu, menasehatimu, bertanggung jawab atas berbagai perkara, maupun caranya bersedih sejenak atas kesedihanmu.

Pendamping yang demikian Insyaa Allah akan kita dapatkan jika ingin bersikap demikian juga. Perbaiki diri, perbaiki hati. Cintailah orang yang mencintai Allah lebih dari cintanya kepadamu, sehingga engkau juga akan ikut  untuk lebih mencintai Allah. Cintailah orang yang mengajakmu untuk mencintai Allah, mengenalmu melalui cara-cara yang Allah berikan, bukanlah cara yang dia paksakan kepadamu.

Cara-cara yang Allah berikan dapat melalui persahabatan kita dengannya, ataupun dengan status pacaran selama itu tidak melenceng. Dia menganggap kita sebagai orang yang perlu dia jaga, dia lindungi, dia ajak untuk mendekat kepada Allah, dan mengajari kita lebih karena cintanya kepada Allah, bukan karena cinta kepada kita saja.

Akan tidak jarang kita mendapati seseorang yang berperilaku begitu baiknya kepada kita. Banyak menasehati, mengajarkan, mengajak untuk dekat dengan Allah, tapi ternyata tujuan utamanya adalah agar kita beribadah karena dia ajak, sehingga dia pun senang. Padahal lebih dari itu, seharusnya dia mengajak kita beribadah adalah agar kita memang beribadah dan mendekat kepada Allah. Berdoa yang banyak. Meskipun pada akhirnya kita akan jauh dari dia, maka itulah jalan Allah dimana ada banyak rahasia di dalamnya. Wallahualam. Maka jika ternjadi demikian, dia yang mencintai Allah lebih dari cintanya kepada kita tidak perlu merasa bersedih. Sebab memang tujuan awalnya adalah agar kita beribadah kepada Allah. Agar kita mencintai Allah lebih dari cinta kita kepadanya.

Tidak perlu menggebu-gebu mendekat kepada seseorang yang kita cintai. Tidak perlu menebar kebaikan yang justru menjadi bumerang kepada kita karena orang yang kita cintai itu lebih mencintai Allah. Perbaikilah diri kita, maka orang yang senantiasa memperbaiki dirinya juga akan datang kepada kita. Dia akan mencintai kita karena kita mencintai Allah.

"Karena jodoh adalah refleksi dari keanggunan perilaku kita." (Sahabat saya, Andi Nurul Ilmi)

Inilah bentuk sepengetahuan saya yang bisa saya sampaikan. InsyaaAllah bermanfaat, menghasilkan ketenangan di hati kita. Apabila ada pertanyaan, InsyaaAllah saya jawab sebisa saya. Syukron :)

Wassalamualaikum Warohmatullah Wabarokatuh...

Monday, 10 December 2012

Contoh Program Looping C++


source : http://hube13.wordpress.com/2012/04/15/contoh-program-perulangan-pada-c/
#include <iostream.h> #include adalah salah satu pengarah praprosesoryang tersedia pada C++. File-file yang berakhiran dengan .h disebut fileheader, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya. Baris #include <iostream.h> perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.
#include <conio.h> merupakan library dari bahasa C++ dengan kegunaan untuk memasukkan fungsi clrscr, getch, dll.
void main() digunakan untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik. Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi void main() di atas, tidak ada argumen yang diberikan. Oleh karena itu tdak ada entri di dalam ().
int a, b, c; menunjukkan bahwa variabel a, b, c bertipe data integer.
clrscr(); berfungsi agar program membersihkan layar pada saat program di jalankan.
cout<<”Masukkan nilai deret “;cin>>a; program akan menampilkan kalimat “ Masukkan nilai deret’ dan bila diinputkan maka nilai tersebut akan di simpan pada variabel a.
for ( b=1; b<=a; b++ ) suatu kondisi dimana variabel b berinisialisasi 1 dengan kondisi variabel b lebih kecil daripada variabel a, bila ya maka program akan memproses dengan rumus b++ yang artinya b = b + 1
for ( c=1; c<=b; c++ ) suatu kondisi dimana variabel c berinisialisasi 1 dengan kondisi variabel c lebih kecil daripada variabel b, bila ya maka program akan memproses dengan rumus c++ yang artinya c = c + 1
cout<<”*”; Pengenal cout merupakan sebuah obyek didalam didalam C++. Obyek ini disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data ke standard output(normalnya adalah layar). Tanda “<<” merupakan sebuah operator yang disebut operator penyisipan atau peletakan. Operator ini akan mengarahkan operand (data) yang terletak di sebelah kanannya ke obyek yang terletak di sebelah kiri.
cout<<” “<<endl; Pengenal cout merupakan sebuah obyek didalam didalam C++. Obyek ini disediakan oleh C++ untuk mengarahkan data kestandard output (normalnya adalah layar). Tanda “<<” merupakan sebuah operator yang disebut operator penyisipan atau peletakan. Operator ini akan mengarahkan operand (data) yang terletak di sebelah kanannya ke obyek yang terletak di sebelah kiri. Endl akan memindahkan kursor ke baris di bawahnya.
getch(); digunakan untuk mengeksekusi blok instruksi dan statement yang telah ditetapkan sebelumnya.
Berikut adalah output untuk program diatas :
 

#include <iostream.h> #include adalah salah satu pengarah praprosesoryang tersedia pada C++. File-file yang berakhiran dengan .h disebut fileheader, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya. Baris #include <iostream.h> perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.
#include <conio.h> merupakan library dari bahasa C++ dengan kegunaan untuk memasukkan fungsi clrscr, getch, dll.
void main() digunakan untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik. Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi void main() di atas, tidak ada argumen yang diberikan. Oleh karena itu tdak ada entri di dalam ().
int a, b, c, d, e; menunjukkan bahwa variabel a, b, c, d, dan e bertipe data integer.
clrscr(); berfungsi agar program membersihkan layar pada saat program di jalankan.
cout<<”Masukkan nilai deret “;cin>>a; program akan menampilkan kalimat “ Masukkan nilai deret’ dan bila diinputkan maka nilai tersebut akan di simpan pada variabel a.

for ( b=1; b<=a; b++ )
for ( c=1; c<=b; c++ )
cout<<”*”;
cout<<” “<<endl;
for ( d=a; d>=0; –d )
for ( e=d; e>=0; –e )
cout<<”*”;
cout<<” “<<endl;
Didalam program ini terdapat 4 perulangan dimana terjadi 4 penginisialisasian variabel b, dan c bernilai 1 sedangkan variabel d bernilai sama dengan variabel a dan variabel e bernilai sama dengan variabel d. Untuk kondisi pertama yaitu variabel b lebih kecil sama dengan a maka akan dilakukan rumus b = b + 1. Untuk kondisi kedua bila nilai variabel c lebih kecil sama dengan variabel b maka akan dilakukan rumus c = c + 1. Namun berbeda dengan kondisi ketiga dan keempat. Untuk kondisi ketiga, bila variabel d lebih besar sama dengan 0 maka akan dilakukan rumus d = d – 1. Untuk kondisi keempat, bila nilai variabel e lebih besar sama dengan 0 maka akan dilakukan rumus e = e – 1. Untuk output akan tecetak kondisi pertama terlebih dahulu dengan string * dan kemudian dilanjutkan dengan kondisi ketiga dan keempat.
getch(); digunakan untuk mengeksekusi blok instruksi dan statement yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berikut adalah output untuk program diatas :
 

 #include <iostream.h> #include adalah salah satu pengarah praprosesoryang tersedia pada C++. File-file yang berakhiran dengan .h disebut fileheader, yaitu file-file yang berisi berbagai deklarasi, seperti fungsi, variabel dan sebagainya. Baris #include <iostream.h> perlu disertakan pada program yang melibatkan obyek cout. Tanpa kehadiran baris tersebut akan terjadi kesalahan sewaktu program dikompilasi.
#include <conio.h> merupakan library dari bahasa C++ dengan kegunaan untuk memasukkan fungsi clrscr, getch, dll.
void main() digunakan untuk menyatakan bahwa fungsi ini tidak memiliki nilai balik. Tanda () digunakan untuk mengapit argumen fungsi, yaitu nilai yang akan dilewatkan ke fungsi. Pada fungsi void main() di atas, tidak ada argumen yang diberikan. Oleh karena itu tdak ada entri di dalam ().
int a; menunjukkan bahwa variabel a bertipe data integer.
clrscr(); berfungsi agar program membersihkan layar pada saat program di jalankan.
cout<<”Masukkan nilai deret “;cin>>a; program akan menampilkan kalimat “ Masukkan nilai deret’ dan bila diinputkan maka nilai tersebut akan di simpan pada variabel a.
while (a>0)
cout<<a<<endl;
–a;
cout<<”Tes”;
Didalam program ini terdapat perulangan dimana  bila nilai dari variabel a lebih besar daripada 0 maka program akan mencetak nilai dari variabel a lalu program berpindah 1 baris ke bawah dan melakukan rumus –a yang berarti variabel a dikurangi dengan 1 dan program akan berulang hingga kondisi tidak dapat terpenuhi maka akan mencetak kata “Tes” dan program berhenti.
getch(); digunakan untuk mengeksekusi blok instruksi dan statement yang telah ditetapkan sebelumnya.
Berikut adalah output untuk program diatas :

 

Tuesday, 20 November 2012

Just Feel It

Malam ini kudengar suara gemuruh itu
Seperti hujan, aku pun terbawa
Ketika aku memikirkan bagaimana jalanku
Bahagia dengan caraku
Bahagia dengan apapun yang terjadi
Tertawa saja.
Menertawai diri saat jatuh,
Menertawai diri saat tidak bisa berbuat apa-apa,
Menertawai diri saat merasa kalah,
Juga tertawa lepas saat bersama mereka
Mengenal mereka,
Membicarakan hal-hal yang menyatukan kami...
Itulah tawaku.
Itu kebahagiaan yang kujalani.
Meski kadang, orang bertanya,
"Apa yang kau tertawakan? Kau seperti gila. Bahkan kau bisa tertawa di saat begini?"
ataukah dengan "Kau pikir ini lucu?"
Tidak.
Aku hanya menjalani kehidupanku.
Bahagia dengan apapun yang terjadi.
Bukan berarti aku tak mengenal air mata.
Aku juga merasakannya, mengalaminya, saat sendiri dalam kamar mandi.
Menyerukan kegelisahanku.
Kemudian kembali menertawai.
Aku tidak ingin rapuh.
Tidak ingin...

Wednesday, 3 October 2012

Pelatihan Kedisiplinan di Komando Pelatihan Khusus Indonesia untuk MaBa STTPLN (Malam 1)

Salam..

Malam ini akhirnya datang juga, dimana saya akan membagikan pengalaman sewaktu pelatihan kedisiplinan di Kopassus Indonesia. Huaaahh suatu kebanggaan tersediri bisa dilatih langsung oleh ksatria-ksatria negeri tercinta yang notabene merupakan Pasukan terbaik ke 3 dunia! WUAAAWWW *buka mulut lebar2*

Pagi itu, belum jam 8 pagi, dengan pakaian hitam-putih rapi dan beberapa perlengkapan di tas, kami memasuki kawasan STTPLN dan disambut oleh kakak-kakak senior yang sudah siaga di gerbang. Sebuah kehormatan bagi kami mengingat biasanya image senior di kampus adalah 'sang pengospek jail'. Tapi ini? Mereka tersenyum hangat dan berkata "Selamat datang di Kampus STTPLN..."

Selanjutnya kami menuju lobby dan menemukan ratusan mahasiswa-mahasiswi baru lainnya. Kebanyakan dari mereka sudah akrab dengan sesama maba, juga beberapa masih malu-malu. Memang, kami para maba sebelumnya sudah membentuk dan bergabung pada group khusus maba 2012 di social media. Entah siapa yang membuatnya, namun group itu sangat membantu kami saling share dan sebagainya.

Jam 8 tepat. Kami semua dipersilahkan naik ke lantai 12, melalui TANGGA DARURAT! Awalnya kaget, tapi memang itulah yang harus kami lakukan. Maka bersama barang bawaan yang lumayan berat untuk 3 hari di Kopassus serta bekal makan siang, kami berbondong-bondong naik ke lantai 12. Kami ibarat lautan manusia berseragam hitam-putih rapi yang kemudian bercucuran keringat, pusing, dan pegal. Di tiap lantai, ada senior yang berjaga depan pintu tangga darurat sambil memberi semangat. Haha aku masih ingat ketika kami bersama-sama menyerukan "Lantai tujuuuuuhhhh...... Delapaaaann...... Sembilaaaaann...... Haaaahhh dua lagi! Sepuluuuuhh....... Sebelaaasss......!" Begitu tiba di lantai 11, kami keluar dari tangga darurat dan menaiki tangga eskalator yang sengaja dimatikan mesinnya!

Pencapaian awal, lantai 12. Kami langsung memasuki aula dan duduk di kursi berwarna merah yang sudah disediakan. Aku dan teman-teman kosanku selalu saling berdampingan. Kami mengobrol, berkomentar tentang keadaan mengejutkan di pagi hari ini sambil mengipas-ngipas karena kegerahan meski mesin pendingin ruangan sudah aktif.

Kami tidak lama menunggu, Pak Andi Makkulau yang waktu itu bertugas mengurusi MaBa cepat naik ke panggung dan memberikan pengarahan. Beliau masih muda. Jauh dari bayanganku sebelumnya bahwa biasanya ketua panitia dipilih yang sudah berumur haha XD.

Setelah pengarahan dan sedikit didikan dari Pak Andi, berikutnya adalah giliran para pejabat besar STTPLN. Rektor beserta wakil-wakilnya menduduki tempat yang sudah disediakan, dan kami sambut sesuai yang diajarkan sebelumnya. Berikutnya mereka berbicara dengan hangat namun tetap formal. Kalimat-kalimat yang membuatku sempat menitikkan air mata atas rasa syukur karena telah berada di posisi itu, sebagai mahasiswi di Sekolah Tinggi Teknik Perusahaan Listrik Negara. Mereka benar-benar membangkitkan kami, mengangkat kami, menyatakan dengan tegas bahwa kami generasi harapan negara. Menjelaskan peran penting kami. Seolah kami ditugaskan untuk memegang masa depan negara. Masya Allah... Aku sama sekali tidak menyangka kalau kami akan diperlakukan sehebat itu. Kampus ini benar-benar hebat. Sumber Daya Manusia yang hebat! Aku sudah bisa merasakannya mulai dari injakan pertamaku di lokasi tes di kotaku. Kampus lainnya mungkin memiliki akreditasi ataupun kemampuan intelektual yang lebih baik sebut saja UI, UGM, ITB, IPB, UNPAD, dll. Namun tidak banyak kampus yang melatih mahasiswa-mahasiswinya dengan bekal menjadi SDM yang hebat.

Kegiatan berikutnya, istirahat sholat dan makan siang. Bagi yang tidak bawa bekal makan siang, mereka diperbolehkan pesan makanan dan membayar kontribusi. Tapi buruknya, mereka harus mengantre panjang sehingga waktu makan tentunya terpotong. Selanjutnya adalah sosialisasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN), dilanjut dengan pemeriksaan kesehatan dan urine untuk jaminan bahwa MaBa STTPLN bersih dari narkoba.

Sekitar jam 4, kami turun ke lapangan dan berkumpul berdasarkan kelompok-kelompok yang sudah ditentukan. Saat itu aku terpisah dengan teman-teman kosanku. Alhasil aku lebih banyak diam di tempat. Aku memperhatikan sekeliling. Sudah berjejer truk-truk militer yang akan mengantarkan kami ke tempat pelatihan di Bogor.

Setelah semua terkumpul, kami dihitung. Tiap kelompok harus mengingat jumlah anggota. Tidak boleh ada yang nyasar ke kelompok lain apalagi tertinggal. Kemudian kami memasuki truk. Truk yang kutumpangi waktu itu memuat 27 orang. Aku dan 2 orang lainnya terpaksa duduk di lorong truk dengan dudukan tas bawaan. Tak masalah, itulah kebersamaan haha.

Di tengah perjalanan, ternyata hujan. Kami pun menurunkan pelindung dari truk itu agar tidak kebasahan. Namun ternyata air masuk lewat celah bawah, jadi aku harus mengangkat tasku dan berdiri. Perjalanan berlangsung sekitar 2,5 jam.

Kami tiba sekitar jam setengah 7. Angan-angan untuk mandi, makan, kemudian istirahat, pupus seketika saat kami langsung disuruh berbaris dan mengangkat barang bawaan kami. Untungnya aku hanya membawa satu ransel ukuran sedang. Bagaimana perasaan kami? Reader tentu sudah bisa menebak. Letih dan ngantuk! Pelatih menyuruh kami menghitung anggota kelompok. Tidak boleh ada yang ketinggalan ataupun salah hitung. Semua harus sesuai dengan ketika berangkat. Baris harus rapi. Mungkin ada 1 jam kami berbaris di kegelapan itu, sampai semua benar-benar rapi, teratur, dan lengkap.

Selanjutnya kami diarahkan menuju gedung serbaguna, waktunya makan malam. Perut lapar pun bergembira. Namun hanya sesaat. Kegembiraan itu berubah tegang ketika kami harus berbaris rapi lagi, mengikuti komando, melantangkan suara saat diminta. Terlebih dahulu kami baris saling berhadapan, kemudian mengikuti langkah sebagai berikut;
1. Persiapan duduk!
    Kami menyilangkan kaki, dimana kaki kanan berada di depan kaki kiri.
2. Duduk!
    Kami serentak duduk sambil berseru "STTPLN!!"
Berkali-kali kami mengulangi sampai betul-betul serempak. Bayangkan saja jika ratusan orang harus serempak melakukan hal itu.

Setelah duduk rapi, makanan dibagikan. Dioper ke teman di barisan yang sama, dari kanan ke kiri atau sebaliknya. Jika kami berisik, kami dibentak lagi. Bentakan demi bentakan kami dengar di malam pertama itu. Ada salah satu dari kami yang menangis, namun dia hanya ditertawai dan ditanya-tanya seperti ejekan oleh pelatih.

Setelah semua dapat makanan, kotak makanan diluruskan. Kemudian kami mendapat komando lagi, sbb:
1. Duduk siap!
    Kami harus duduk tegak, meluruskan siku, mengepal tanga diletakkan di lutut, pandangan lurus ke depan.
2. Berdoa!
    Kami berseru, "1 - 2!". Saat hitungan ke dua, semua menundukkan kepala, berdoa.
3. Selesai!
    Kami berseru lagi, "1 - 2!". Pada hitungan ke dua, kepala sudah berposisi lurus kembali.
4. Istirahat!
    Kami berseru "Selamat makan!"
Setelah gerakan-gerakan itu dengan serempak kami lakukan, barulah kami dibolehkan makan. Pelatih bertanya "Kalian butuh waktu berapa lama untuk makan?", ada yang jawab 10 menit, ada juga yang 5 menit. Maka pelatih bilang, "Kami kasih 30 menit!". Tapi itu tipuan karena 30 menit bagi pelatih adalah 30 hitungan. Jadi kami harus makan dengan cepat. Kami diajarkan makan dengan mendorong makanan dengan air. Tidak ada kunyahan dengan halus. Lupakan pelajaran biologi tentang mengunyah 32 kali. Cukup kunyah 2-4 kali kemudian mendongak, pastikan tidak bersuara agar tenggorokan tertutup, kemudian tuang air minum hingga makanan tertelan. Selanjutnya sendok lagi makanan, begitu seterusnya, hingga makanan habis bersih. Bagi yang tidak habis, mereka harus disisihkan dan dipaksa makan. Jika ada yang mau muntah, pelatih bilang "MUNTAHKAN DI MULUT KALIAN! ATAU KE TEMAN KALIAN!". Pelatih selalu bilang "Di luar sana banyak anak-anak yang tidak beruntung! Tidak bisa makan! Kalian itu beruntung, kalian diberi makan oleh negara! Coba bayangkan mereka yang di luar sana! Yang lapar! Yang tidak bisa makan!". Itu benar-benar pengalaman yang menakjubkan.

Setelah makan, waktu beribadah. Bagi yang muslim, sholat berjamaah di gedung serbaguna, yang nasrani berkumpul di tenda yang sudah disediakan, dan yang Hindu, kulihat mereka duduk berdoa menghadap jendela. Kebersamaan, keragaman, telah kurasakan. Kami memang berasal dari berbagai pelosok Nusantara, dari Aceh hingga Papua.

Selanjutnya, kami berbaris lagi, mengikuti komando pelatih, kemudian tiap kelompok dibagi 2 untuk menempati tenda. Tenda oh tenda! Begitu sampai di tenda, kulihat tempat tidurnya merupakan tempat tidur lipat ala tentara, aku dan yang lain bersyukur karena kami tidak harus tidur beralaskan tikar ataupun terpal. Tempat tidur itu terasa sangat nyaman. Kami pun tertidur pulas sekitar jam 12. Namun aku dibangunkan jam 2 untuk berjaga malam di tenda selama 30 menit. Tiap jaga malam, ada 2 orang bersamaan. Selanjutnya aku membangunkan orang di sebelahku untuk bergantian jaga malam, dan aku kembali tidur.

-------------------------------Malam Pertama Berakhir-----------------------------------